SARANA DAN PRASARANA  UNIT PRODUKSI DAN USAHA PADA PELAKSANAAN TEACHING FACTORY UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SERTA MINAT BERWIRAUSAHA SISWA PADA PELAJARAN PKK KELAS XII  TEKNIK AUDIO VIDEO SMK N 2 KEBUMEN  SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2021/2022

 

 

 

Abstrak : Tujuan mini reseach ini untuk mengetahui terpenuhinya sarana dan prasarana unit produksi dan usaha pelaksanaan Teaching Factory  (TEFA) untuk meningkatkan kompetensi  siswa dan minat berwirausaha dalam Pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK)  kelas XII TAV SMK Negeri 2 Kebumen Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan analisis dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif  meliputi pengumpulan data, reduksi data, menampilkan data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini : (1) Hasil observasi terhadap siswa tentang kelengkapan sarana dan prasarana TEFA dalam kegiatan pembelajaran menunjukkan bahwa terjadi peningkatkan peran aktif siswa dalam belajar PKK. (2) Hasil wawancara/angket dengan siswa juga menyebutkan bahwa: a) proses pembelajaran dengan menggunakan penggunaan TEFA sudah dilaksanakan dengan baik b) Kompetensi Siwa Meningkat c) Minat berwirausaha siswa meningkat (3) Hasil analisis dokumentasi menunjukkan adanya peningkatan kompetensi dan minat berwirausaha siswa yaitu a) sebelum penggunaan pendekatan TEFA  kompetensi dan minat berwirausaha siswa masih banyak rendah b) setelah penggunaan TEFA  kompetensi  meningkat menjadi 97,1% dan minat berwirausaha siswa juga meningkat menjadi (67,6%).

Kata kunci: Teaching Factory, Kompetensi, Berwirausaha, PKK

Abstrac: The purpose of this mini research is to find out the fulfillment of production unit facilities and infrastructure and the implementation of Teaching Factory (TEFA) efforts to improve student competence and interest in entrepreneurship in Creative Product Learning and Entrepreneurship (PKK) class XII TAV SMK Negeri 2 Kebumen in the 2021/2022 academic year. This research includes qualitative research. Data collection techniques include interviews, observation and analysis of documentation. Data analysis techniques using descriptive qualitative analysis include data collection, data reduction, data display and data verification. The results of this study: (1) The results of observations of students about the completeness of TEFA facilities and infrastructure in learning activities indicate that there is an increase in the active role of students in learning PKK. (2) The results of interviews/questionnaires with students also stated that: a) the learning process by using TEFA had been implemented well b) Students' competence increased c) Students' interest in entrepreneurship increased (3) The results of documentation analysis showed an increase in students' competence and interest in entrepreneurship namely a) before using the TEFA approach, students' competence and interest in entrepreneurship were still low. b) after using TEFA, competence increased to 97.1% and students' interest in entrepreneurship also increased to (67.6%).

Keywords: Teaching Factory, Competence, Entrepreneurship, PKK

 

Pendahuluan

Salah satu penyelenggara pendidikan adalah SMK N 2 Kebumen yang mempunyai berbagai jurusan diantaranya adalah  Jurusan Teknik Audio Video. Teknik Audio Video SMK Negeri 2 Kebumen yang diselenggarakan proses pembelajaran selama 3 tahun yaitu tingkat atau Kelas X, Kelas XI, Kelas XII mendidik dan melatih peserta didik / siswa tentang ilmu pengetahuan teknologi yang berkaitan dengan berbagai peralatan yang memproses sinyal suara dan sinyal gambar seperti amplifier, radio, televisi, membuat rekaman audio dan membuat rekaman video, merakit peralatan audio seperti mixer audio, amplifier menginstall/memasang dan atau memperbaiki peralatan audio, CCTV, Running Text, Jam Sholat Digital, Mikrokontroler.

Program mata pelajaran di SMK pada prinsipnya terdiri dari tiga kelompok program mata pelajaran yaitu mata pelajaran normatif, adaptif, dan produktif. SMK harus mampu melaksanakan pembelajaran secara maksimal, tetapi fakta di lapangan menunjukkan, tidak semua SMK mampu menyelenggarakan proses pembelajaran dengan maksimal. Kondisi ini terjadi karena kurang maksimalnya keadaan sarana penunjang kegiatan praktikum serta penerapan model pembelajaran yang kurang dapat diterima siswa. Untuk itu diperlukan upaya untuk mengatasi keadaan ini; salah satunya melalui pengembangan model pembelajaran yang sesuai. Pembelajaran Teaching Factory (TEFA) adalah model pembelajaran di SMK berbasis produksi / jasa yang mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam suasana seperti yang terjadi di industri. Pelaksanaan Teaching Factory menuntut keterlibatan mutlak pihak industri sebagai pihak yang relevan menilai kualitas hasil pendidikan di SMK.

Pelaksanaan teaching factory di sekolah menengah kejuruan di Indonesia menurut Moerwishmadhi (2009) yaitu dengan mendirikan unit usaha atau perusahaan di dalam sekolah. Unit usaha atau pabrik tersebut berproduksi untuk menghasilkan barang dan jasa yang memenuhi standar kualitas sehingga dapat diterima oleh masyarakat atau konsumen. Kegiatan produksi dan unit usaha sangat membutuhkan sarana dan prasarana.

Tingkat SMK kewirausahaan PKK sudah menjadi mata pelajaran wajib, dan  dari mata pelajaran kewirausahaan inilah diharapkan lulusan SMK dapat  menjadi wirausahawan muda yang didukung keahlian-keahlian sesuai bidangnya masing-masing.

Berdasarkan uraian di atas maka penelitian dengan judul  “Sarana Dan Prasarana  Unit Produksi Dan Usaha Pada Pelaksanaan Teaching Factory Untuk Meningkatkan Kompetensi Serta Minat Berwirausaha Siswa Pada Pelajaran PKK Kelas XII  Teknik Audio Video SMK N 2 Kebumen  Semester Gasal Tahun Pelajaran 2021/2022” sangat penting dilakukan.

 

Metode Penelitian

Jenis Penelitian

Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif yang didukung data kualitatif untuk mendeskripsikan hal-hal yang terkait dengan Sarana Dan Prasarana  Unit Produksi Dan Usaha Pada Pelaksanaan Teaching Factory Untuk Meningkatkan Kompetensi Serta Minat Berwirausaha Siswa Pada Pelajaran PKK Kelas XII  Teknik Audio Video SMK N 2 Kebumen  Semester Gasal Tahun Pelajaran 2021/2022.

Desain penelitian penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif. Jenis penelitin yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Dalam penelitin survei, informasi yang dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner. Berfungsi untuk menemukan dan memahami fenomena sentral berdasarkan pandangan partisipan atau pandangan internal dan bukan pandanagn peneliti sendiri atau pandangan eksternal. Untuk medeskripsikan hal – hal yang terkait dengan Sarana Dan Prasarana  Unit Produksi Dan Usaha Pada Pelaksanaan Teaching Factory Untuk Meningkatkan Kompetensi Serta Minat Berwirausaha Siswa Pada Pelajaran PKK Kelas XII  Teknik Audio Video Smk N 2 Kebumen  Semester Gasal Tahun Pelajaran 2021/2022

 

Waktu dan Tempat Penelitian

Adapun tempat penelitian adalah SMK Negeri 2 Kebumen dengan waktu penelitian dilaksanakan bulan Oktober sampai dengan November 2021.

Target/Subjek Penelitian

Subyek dari penelitian ini adalah guru mata PKK Kelas XII dan siswa kelas XII TAV SMK Negeri 2 Kebumen.

Prosedur

Dalam penelitian ini ada tiga tahap utama, yaitu (1) tahap deskripsi atau tahap orientasi, yaitu peneliti baru mendata sepintas tentang informasi yang diperolehnya. (2) tahap reduksi, yaitu peneliti mereduksi segala informasi yang diperoleh pada tahap pertama untuk memfokuskan pada masalah tertentu. (3) tahap seleksi, yaitu peneliti menguraikan fokus yang telah ditetapkan menjadi lebih rinci kemudian melakukan analisis secara mendalam tentang fokus masalah.

Data, Intrumen, dan Teknik Pengumpulan Data

Data berasal dari data primer berupa hasil wawancara(angket) dan observasi serta data sekunder dari hasil studi pustaka dan dokumentasi. Sumber data primer pada penelitian ini adalah 34 narasumber penelitian, yaitu siswa kelas XII TAV SMK Negeri 2 Kebumen.

Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik wawancara (angket), observasi, dan studi dokumentasi. Peneliti menggunakan wawancara (angket) terstruktur melalui Google Formulir untuk memperoleh informasi sebanyak-banyaknya mengenai Kelengkapan Sarana Dan Prasarana  Unit Produksi Dan Usaha Pada Pelaksanaan Teaching Factory Untuk Meningkatkan Kompetensi Serta Minat Berwirausaha Siswa Pada Pelajaran PKK Kelas XII  Teknik Audio Video Smk N 2 Kebumen  Semester Gasal Tahun Pelajaran 2021/2022.

Observasi dilakukan dengan pengamatan saat pembelajaran berlangsung. Studi dokumentasi yang dikumpulkan meliputi dokumen Rencana Program Pembelajaran (RPP) dan foto saat kegiatan pembelajaran Sarana Dan Prasarana  Unit Produksi Dan Usaha Pada Pelaksanaan Teaching Factory Untuk Meningkatkan Kompetensi Serta Minat Berwirausaha Siswa Pada Pelajaran PKK Kelas XII  Teknik Audio Video SMK N 2 Kebumen  Semester Gasal Tahun Pelajaran 2021/2022.

 

Teknik Analisis Data

Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis yang mengacu pada Miles dan Huberman.

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi dianalisis berdasarkan kondisi yang sebenarnya. Untuk itu, data yang diperoleh harus diorganisir dalam struktur yang mudah dipahami dan diuraikan. Proses analisis data interaktif melalui beberapa tahapan, digambarkan oleh Miles dan Hubberman (Sugiyono, 2017 : 338), yaitu :

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Gambar 1. Proses analisis data interaktif Milles and Hubberman

Hasil Dan Diskusi

Berdasarkan hasil observasi terhadap guru tentang Sarana Dan Prasarana  Unit Produksi Dan Usaha Pada Pelaksanaan Teaching Factory Untuk Meningkatkan Kompetensi Serta Minat Berwirausaha Siswa Pada Pelajaran PKK Kelas XII  Teknik Audio Video SMK N 2 Kebumen  Semester Gasal Tahun Pelajaran 2021/2022 dalam kegiatan pembelajaran menunjukkan bahwa guru sudah melaksanakan proses pembelajaran dengan baik.

Hasil wawancara dengan siswa juga menyebutkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan TEFA sudah dilaksanakan dengan baik. Dari hasil wawancara tersebut juga menunjukkan bahwa kompetensi dan minat berwirausaha mengalami peningkatan. Hal ini membuktikan bahwa Sarana Dan Prasarana  Unit Produksi Dan Usaha Pada Pelaksanaan Teaching Factory Untuk Meningkatkan Kompetensi Serta Minat Berwirausaha Siswa Pada Pelajaran PKK Kelas XII  Teknik Audio Video Smk N 2 Kebumen  Semester Gasal Tahun Pelajaran 2021/2022.

          Hal ini juga dikuatkan dengan  hasil wawancara yang dilakukan peneliti terhadap beberapa siswa. Bahwa siswa merasa kompetensi  dan minat berwirausaha setelah pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Teaching Factory dan kelengkapan sarana prasarana unit produksi dan usaha. Siswa dapat memperoleh pengalaman langsung membuat dan menjualnya. Pengalaman langsung tersebut memungkinkan siswa menjadi lebih memahami masalah yang dipelajarinya. Selain itu, pembelajaran dengan menggunakan TEFA dapat membuat siswa senang dan tidak bosan dengan pembelajaran yang biasanya berlangsung dalam ruang kelas.

Peningkatan kompetensi dan motivasi berwirausaha yang dicapai siswa dapat dilihat pada dokumentasi  hasil wawancara (angket) dalam Google Formulir yaitu 30 dari 34 (97,1%) siswa menyatakan terjadi peningkatan kompetensi, dan  23 dari 34 (67,6%) siswa menyatakan terjadi peningkatan motivasi berwirusaha. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram berikut ini:

 

             Gambar  Diagaram Peningkatan Kompetensi

 

 

Gambar  Diagaram Peningkatan Minat Berwirusaha

 

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Sarana Dan Prasarana  Unit Produksi Dan Usaha Pada Pelaksanaan Teaching Factory dapat Meningkatkan Kompetensi Serta Minat Berwirausaha Siswa Pada Pelajaran PKK Kelas XII  Teknik Audio Video Smk N 2 Kebumen  Semester Gasal Tahun Pelajaran 2021/2022.

 

Kesimpulan

Hasil penelitian ternyata menunjukkan bahwa Sarana Dan Prasarana  Unit Produksi Dan Usaha Pada Pelaksanaan Teaching Factory dapat Meningkatkan Kompetensi Serta Minat Berwirausaha Siswa Pada Pelajaran PKK Kelas XII  Teknik Audio Video Smk N 2 Kebumen  Semester Gasal Tahun Pelajaran 2021/2022.

 

Komentar